Laundry Indonesia – Baru-baru ini dikejutkan bahwa di daerah saya yakni Cileungsi kabupaten Bogor, ada dua anak kecil kakak dan adiknya yang umurnya masih kecil positif terinfeksi virus corona tertular dari baju ayahnya. Laundry jangan kecolongan ya sembarang menerima cucian pelanggan tanpa penanganan yang memadai.

Walau ada ada dugaan lain bisa jadi kedua anak ini tertular virus Corona saat sang ibu memeriksakan anaknya di sebuah rumah sakit di Bogor, yang jelas masyarakat agar langsung mengganti dan mencuci pakaian setelah kembali dari luar rumah. “Kalau pulang segera ganti baju, dicuci, berapa kali diomongin, masa diulang lagi, diulang lagi,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan percepatan COVID-19, Achmad Yurianto (Yuri).

Nah, bagi laundry yang masih buka saat pandemi ini, segera menerapkan prosedur dengan benar penanganan pakaian kotor saat penerimaan dan pemilahan baju ketika masuk mesin cuci. Jangan sampai Anda dan karyawan Anda ikut tertular. Masih banyak lho laundry yang masih terkesan cuek dan menganggap enteng virus Corona ini.

Tapi jangan lebay dengan memakai baju hazmat (hazardous material) lengkap dengan masker medis, kacamata google, sarung tangan karet dan sepatu tertutup rapat. Boleh sih pakai alat pelindung diri seperti itu, tapi ini membuat pelanggan Anda berpikir dua kali ke tempat laundry. Lalu bagaimana sih prosedur cara menangani baju pelanggan selama PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dengan baik dan benar itu?

Pemerintah juga WHO (organisasi kesehatan dunia) sudah lama menganjurkan untuk menjaga kebersihan dengan rutin mencuci pakaian yang sudah dipakai. Ternyata virus corona ini betah berjam-jam pada permukaan yang terbuat dari kain dan bahan seperti pakaian.

Virus ini biasanya ditularkan melalui tetesan cairan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Saat pakaian terkena tetesan itu, maka bisa berpotensi untuk memindahkan penyakit COVID-19. Cairan itu bisa mengering dan menonaktifkan virus tersebut seiring waktu. Tapi, itu membutuhkan waktu yang lama, bahkan para peneliti pun masih mempelajarinya. Tetesan bisa mengering dalam beberapa kondisi, yang mungkin lebih cepat dengan serat alami. Meskipun panas dan kelembaban berpengaruh pada virus, di suhu mencapai 26,6 derajat Celcius orang masih terinfeksi.

Hal ini juga dipengaruhi jenis kainnya. Karena ada beberapa bahan yang justru lebih rentan, seperti spandex dan polyester. Bahan spandex seperti poliester dapat menahan kuman lebih lama dari kain berbahan dasar kapas, tetapi semua jenis kain dapat terkontaminasi.

Sebagai pemilik laundry, Anda sebaiknya tetap menjaga kebersihan karyawan sekaligus menambah pelayanan dengan menyediakan masker non medis dipakai bagi semua yang ada di gerai, hand sanitizer atau sabun tangan untuk karyawan atau pelanggan terutama setelah bertransaksi menggunakan uang tunai, serta sarung tangan plastik untuk karyawan Anda ketika memilah pakaian yang akan di cuci.

Name - City
Membeli Product Time